Bukan Sekadar Sedekah: Studi Lengkap Pahala Memelihara Anak Yatim dari Al-Qur'an dan Hadis

×

Bukan Sekadar Sedekah: Studi Lengkap Pahala Memelihara Anak Yatim dari Al-Qur'an dan Hadis

Bagikan berita
Bukan Sekadar Sedekah: Studi Lengkap Pahala Memelihara Anak Yatim dari Al-Qur'an dan Hadis
Bukan Sekadar Sedekah: Studi Lengkap Pahala Memelihara Anak Yatim dari Al-Qur'an dan Hadis
DPC PJS Kota Bukittinggi

Menyantuni Anak Yatim Setara dengan Ibadah dan Larangan Syirik

Dalam surah An-Nisa ayat 36, Allah menyandingkan perintah berbuat baik kepada anak yatim dengan perintah beribadah dan larangan berbuat syirik.

Berbuat baik kepada anak yatim bukan sekadar amal sosial, melainkan bagian dari ibadah yang agung.

Karena itu, Allah mengancam orang-orang yang lalai dalam salat namun tidak peduli pada anak yatim dengan neraka Wail.

Fawailul lil musallin, celakalah orang yang salat, jika mereka tidak peduli pada anak yatim.

Ibadah tanpa kepedulian pada anak yatim kehilangan nilai hakikinya di sisi Allah.

Menyantuni Anak Yatim Menjadi Sebab Keselamatan di Padang Mahsyar

Surah Al-Insan ayat 8 hingga 11 mengisahkan orang-orang yang memberi makan kepada anak yatim, miskin, dan tawanan karena Allah.

Mereka melakukan itu semata-mata mengharap wajah Allah, bukan balasan atau ucapan terima kasih.

Allah menjanjikan perlindungan dari kepayahan dahsyat di hari kiamat.

Di padang Mahsyar yang penuh ketakutan dan panas menyengat, wajah mereka berseri-seri dan gembira.

Tidak ada kepayahan yang menimpa mereka karena di dunia mereka selalu memberi makan kepada anak yatim.

Editor : DA Sikumbang
Sumber : Masra Andalas
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
PMI Bukittinggi