LUBUK BASUNG – Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di Lubuk Basung makin bikin warga menjerit. Pertalite, Pertamax hingga Solar mendadak langka. Bahkan, harga eceran Pertalite kini tembus Rp15 ribu per liter!
Kondisi ini dipicu berhentinya operasional SPBU di Jalan Diponegoro, Kubang, Jorong Surabayo, yang selama ini menjadi tumpuan utama masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Agam pun akhirnya angkat bicara. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan (Disperindagnaker) Kabupaten Agam, Budi Perwira Negara, A.P., M.Si, mengungkapkan bahwa persoalan ini bermula dari berakhirnya kontrak kerja sama SPBU tersebut.
“Perjanjian kerja sama SPBU itu sudah berakhir pada 23 Maret 2026, setelah berjalan selama 20 tahun,” ungkap Budi, Senin (30/3/2026).Ia menjelaskan, berdasarkan surat dari pihak terkait, pengelola SPBU belum melengkapi dokumen penting serta belum menindaklanjuti sejumlah rekomendasi teknis. Akibatnya, sejak 22 Maret 2026 penebusan BBM dihentikan dan SPBU resmi tidak beroperasi.
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T

