Kerja Nyata Erman Safar Nahkodai Bukittinggi Lahirkan Berbagai Perubahan, Ini Deretannya

×

Kerja Nyata Erman Safar Nahkodai Bukittinggi Lahirkan Berbagai Perubahan, Ini Deretannya

Bagikan berita
Kerja Nyata Erman Safar Nahkodai Bukittinggi Lahirkan Berbagai Perubahan, Ini Deretannya
Kerja Nyata Erman Safar Nahkodai Bukittinggi Lahirkan Berbagai Perubahan, Ini Deretannya
DPC PJS Kota Bukittinggi

Jumlah nominal beasiswa pendidikan yang bisa didapat, pendidikan taman kanak-kanak sampai dengan SD Rp1,5 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan selama 8 tahun. Pendidikan SMP/sederajat Rp2 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 3 tahun.Sedangkan untuk pendidikan SMA/sederajat Rp 3 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 3 tahun. Pendidikan tinggi paling tinggi S1 Rp 12 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 5 tahun.

Setiap tahun juga dianggarkan Rp9 miliar untuk membayarkan jaminan kesehatan warga kurang mampu.Pada tahun 2023, 95 persen warga Kota Bukittinggi telah memiliki jaminan kesehatan. Untuk berobat warga cukup membawa KTP.

Warga tidak mampu yang bekerja mandiri beresiko tinggi, diberi bantuan berupa jaminan sosial tenaga kerja. Ada 2.918 warga yang mendapat jaminan kecelakaan kerja dan kematian. Premi asuransi (jaminan kecelakaan dan kematian) dibayarkan Pemko setiap bulannya.Di sektor pendidikan Erman Safar punya terobosan baru berupa bantuan iuran komite sekolah SLTA Negeri dan Swasta. Di anggaran APBD Kota Bukittinggi 2024, uang untuk subsidi iuran komite pelajar SMA Negeri sederajat mencapai Rp9,5 miliar.

Melalui dana itu, dapat membantu subsidi iuran komite untuk 5.369 pelajar SMAN, SMKN dan SLBN. Dana tersebut disalurkan melalui Bantuan Keuangan khusus (BKK) ke Pemprov Sumbar.Para guru honor yang sudah lama berharap dapat tambahan penghasilan, Wali Kota Erman Safar pun merealisasikan.

Para guru honorer SLTA Negeri mendapat tambahan honor setiap bulan. Sementara guru honorer di SLTA Swasta dapat tambahan honor bulanan berupa hibah. Dana dapat dimanfaatkan untuk membayar honor guru non PNS di setiap sekolah dan THR mereka.Peningkatan taraf ekonomi masyarakat distimulan dengan gagasan baru berupa program Tabungan Utsman bekerjasama dengan BPR Syariah Jam Gadang.

Di 2024, BPRS Syariah Jam Gadang menyediakan pembiayaan syariah, yang dapat membantu permodalan masyarakat Kota Bukittinggi dalam rangka meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.Sedikitnya, telah dianggarkan subsidi untuk tabungan Utsman sebesar Rp2,5 milyar. Dengan subsidi itu, ditargetkan tabungan Utsman dapat dimanfaatkan oleh 2.200 lebih nasabah tabungan Utsman.

Melalui program ini, Pemko menanggung sepenuhnya beban jasa pinjaman modal usaha peserta Tabungan Utsman. Di samping itu, bantuan usaha untuk kaum wanita rentan juga digulirkan.Perhatian pada keluarga miskin, tidak mampu, secara rutin disalurkan kebutuhan bahan pokok berupa beras berkualitas standar. Juga ada program jaminan kebutuhan berupa Warung Utsman. Warga kota yang menjadi sasaran program ini mendapat kartu belanja gratis di warung yang telah ditentukan.

Pembiayaan program sosial untuk kesejahteraan masyarakat dananya diusahakan wali kota tidak hanya dari APBD. Tetapi juga dari APBN, Baznas, partisipasi masyarakat dan CSR BUMD-BUMN.Dalam visi misi sektor pendidikan, agama dan adat, Walikota Erman Safar, dalam dua tahap (2022 dan 2023) juga merealisasikan berdirinya rumah tahfidz di setiap kelurahan. Ada 24 rumah tahfidz di kota Bukittinggi yang biaya operasionalnya ditanggung pemerintah.

Dalam tahun kedua, 2022, Wali Kota Erman Safar juga mengeksekusi penerapan kurikulum adat Minang dan agama di SD dan SMP se-Bukittinggi.Tujuan pelajaran muatan lokal adat untuk tetap terjaganya nilai-nilai Adat dan budaya Minang pada generasi muda mendatang.

Penambahan muatan lokal Budaya Adat Minangkabau (BAM) untuk pelajar SD dan SMP negeri, dengan materi Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah (ABS – SBK).Materi ini diberikan langsung oleh Tokoh Adat, Niniak Mamak, Bundo Kanduang Cadiak Pandai. Sebanyak 33 orang dari Tokoh Adat di Kota Bukittinggi, menjadi guru tamu untuk mengajarkan BAM di seluruh SD dan SMP negeri di kota itu.

Editor : Mangindo Kayo
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
PMI Bukittinggi