"Apapun partai nya, PKS sudah pernah berkoalisi. Di Payakumbuh PKS pernah berkoalisi dengan PDIP. Di Padang PKS pernah berkoalisi dengan PAN dan PPP. Ketika di Bukittinggi PKS pernah berkoalisi dengan Gerindra dan Golkar. Di Pasaman berkoalisi dengan PDIP juga," jelasnya.Marfendi menyampaikan, bagi PKS membangun kota Bukittinggi untuk semua masyarakat, bukan untuk partai A saja misalnya.
"Semua partai dan anggota masyarakat harus berpartisipasi membangun, bukan untuk partai A saja Bukittinggi ini, tidak," paparnya Marfendi lagiLanjut Marfendi lagi, semua partai, semua golongan, semua agama dan semua penduduk yang ada di Bukittinggi, tidak dibeda-bedakan.
Dengan demikian, kata Marfendi, membangun Bukittinggi tercipta dengan kebersamaan, partisipasi, dan melibatkan semua unsur tokoh masyarakat yang ada.Sehingga tambah Marfendi, apa yang diambil dari masyarakat, itu yang akan dibangun berdasarkan kebutuhan-kebutuhan di tengah masyarakat.
Untuk itu kata Marfendi, sebagai kepala daerah, memang yang berpikir untuk semua, dan itu diinginkan PKS ke depannya di kota Bukittinggi. (*/dyt) Editor : Mangindo Kayo

