Subuh Berdarah! Nenek 76 Tahun Tewas Tragis, Pelaku Ternyata Simpan Dendam Lama

×

Subuh Berdarah! Nenek 76 Tahun Tewas Tragis, Pelaku Ternyata Simpan Dendam Lama

Bagikan berita
Pelaku pembunuhan seorang nenek di Palembayan memakai baju kaos kuning terlihat diamankan Polisi di Mapolsek Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (31/3/2026). Foto Anizur, S.H
Pelaku pembunuhan seorang nenek di Palembayan memakai baju kaos kuning terlihat diamankan Polisi di Mapolsek Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (31/3/2026). Foto Anizur, S.H
DPC PJS Kota Bukittinggi

KABUPATEN AGAM – Warga Jorong Pasar Palembayan, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam digegerkan dengan kasus pembunuhan sadis yang terjadi saat subuh, Selasa (31/3/2026).

G
Terlihat polisi di Mapolsek Palembayan, Kabupaten Agam tengah berada di TKP pembunuhan seorang nenek berusia 76 tahun, Selasa (31/3/2026). Foto Anizur, SH

Seorang nenek berusia 76 tahun ditemukan tewas mengenaskan setelah dibunuh dan dikuburkan secara diam-diam oleh pelaku.

Korban diketahui bernama Jesica (76), warga setempat. Sementara pelaku adalah Aldes (30), yang tak lain masih satu kampung dengan korban.

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan cara brutal. Korban disekap, lalu dibanting ke jalan rabat beton di depan rumahnya. Tak berhenti di situ, pelaku juga membenturkan kepala bagian belakang korban ke beton sebanyak dua kali hingga korban tewas di tempat.

Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku langsung menguburkan jasad korban di belakang rumah untuk menghilangkan jejak.

Kapolsek Palembayan, AKP Alwizi Safriadi, SH, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan, motif pembunuhan dipicu dendam lama yang dipendam pelaku sejak bertahun-tahun.

“Motifnya karena pelaku sakit hati. Pada tahun 2016, orang tua pelaku pernah dituduh korban mencuri emas miliknya. Dendam itu ternyata masih tersimpan hingga akhirnya berujung pada aksi pembunuhan ini,” ujar AKP Alwizi Safriadi kepada wartawan.

Kasus ini terungkap setelah warga melaporkan kejadian mencurigakan ke Polsek Palembayan sekitar pukul 09.30 WIB. Mendapat laporan tersebut, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi.

“Kurang dari tiga jam setelah laporan diterima, pelaku berhasil kami amankan. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Palembayan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolsek.

Dalam penanganan kasus ini, pihak kepolisian juga telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Palembayan.

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
PMI Bukittinggi