Inflasi Sumbar Maret 2026 Tipis, Harga Ayam dan BBM Jadi Pemicu Utama

×

Inflasi Sumbar Maret 2026 Tipis, Harga Ayam dan BBM Jadi Pemicu Utama

Bagikan berita
Dok. Ist
Dok. Ist
DPC PJS Kota Bukittinggi

PADANG - Badan Pusat Statistik mencatat inflasi di Sumatera Barat pada Maret 2026 sebesar 0,04 persen secara bulanan.

Secara tahun kalender terjadi deflasi sebesar 0,82 persen, sedangkan secara tahunan inflasi tercatat 3,37 persen.

Kepala BPS Sumbar Nurul Hasanudin menjelaskan kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi dengan kenaikan 0,19 persen dan andil 0,06 persen.

"Dengan komoditas utamanya adalah daging ayam ras dan kelompok transportasi dengan komoditas bensin juga menyumbang inflasi," katanya, dikutip Kamis (2/4/2026).

Selain itu sejumlah kelompok lain seperti pakaian dan alas kaki hingga penyediaan makanan dan minuman juga mengalami inflasi.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya justru mengalami deflasi sementara kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan.

"Dua kabupaten kota IHK di Sumbar mengalami inflasi secara m-to-m dengan inflasi tertinggi di Dharmasraya 0,44 persen diikuti Bukittinggi 0,16 persen," ujarnya.

Kabupaten Pasaman Barat dan Kota Padang tercatat mengalami deflasi masing-masing sebesar 0,05 persen dan 0,02 persen.

Nilai Tukar Petani pada Maret 2026 tercatat 123,15 atau turun 1,30 persen dibanding bulan sebelumnya.

Penurunan ini disebabkan turunnya harga hasil produksi petani sebesar 1,47 persen lebih besar dibanding penurunan biaya konsumsi dan produksi.

Editor : Pariyadi Saputra
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
PMI Bukittinggi