"Penumpang domestik datang juga turun menjadi 61,25 ribu orang sementara penumpang internasional berangkat turun menjadi 17,50 ribu orang," tandasnya.
Penumpang internasional datang tercatat 17,05 ribu orang atau turun 20,21 persen dibanding bulan sebelumnya.
Angkutan laut mencatat barang dimuat sebesar 258,53 ribu ton atau naik 7,14 persen, sedangkan barang dibongkar turun menjadi 228,16 ribu ton.
Penumpang kereta api pada Februari 2026 tercatat 151,77 ribu orang atau turun 12,04 persen dibanding Januari.
Barang angkutan kereta api juga mengalami penurunan sebesar 25,62 persen secara bulanan.
Nilai ekspor Sumbar Januari hingga Februari 2026 mencapai US$607,95 juta atau meningkat 42,94 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.Peningkatan ekspor didorong sektor industri pengolahan yang tumbuh 48,75 persen.
Lima negara tujuan utama ekspor adalah India, Pakistan, Tiongkok, Mesir, dan Bangladesh.
"Komoditas utama ekspor didominasi lemak dan minyak hewan atau nabati serta produk kimia dan karet," jelasnya.
Nilai impor Sumbar Januari hingga Februari 2026 mencapai US$130,86 juta atau meningkat 110,58 persen dibanding tahun sebelumnya.
Editor : Pariyadi Saputra

