SAWAHLUNTO – Sebuah langkah strategis dalam pelestarian manfaat infrastruktur pertambangan resmi dilakukan di Kota Sawahlunto. Pada Rabu, 1 April 2026, bertempat di Balaikota Sawahlunto, telah dilaksanakan prosesi penandatanganan serah terima aset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada Pemerintah Kota Sawahlunto.
Prosesi administrasi hibah ini dilakukan oleh dua pihak utama, Pihak Pertama, Darius Agung Prata (Kepala Balai Diklat Tambang Bawah Tanah / BDTBT) dan Pihak Kedua Rovanly Abdams (Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto).
Aset yang diserahterimakan berlokasi di kawasan Perambahan, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. Hibah ini mencakup dua komponen utama, Infrastruktur Fisik Berupa bangunan yang siap difungsikan dan peralatan teknis berupa alat-alat penunjang pelatihan masyarakat untuk memperoleh keterampilan dan kompetensi kerja.
Penyerahan aset ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan upaya konkret untuk memastikan warisan tambang Sawahlunto tidak terbengkalai."Hal ini merupakan langkah besar untuk memastikan bahwa warisan infrastruktur tambang di Sawahlunto tetap memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di masa depan," ungkap Sekda, Rovanly Abdams dalam pertemuan tersebut.
Dengan adanya fasilitas ini, Pemerintah Kota Sawahlunto diharapkan dapat mengoptimalkan pelatihan vokasi bagi warga lokal, sehingga sumber daya manusia di Kota Sawahlunto memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.(*)
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T

