Presiden Bilang Sumatera Diperhatikan, Data Menteri Malah Nol, Wali Nagari Bukik Batabuah Protes

×

Presiden Bilang Sumatera Diperhatikan, Data Menteri Malah Nol, Wali Nagari Bukik Batabuah Protes

Bagikan berita
Presiden Bilang Sumatera Diperhatikan, Data Menteri Malah Nol, Wali Nagari Bukik Batabuah Protes
Presiden Bilang Sumatera Diperhatikan, Data Menteri Malah Nol, Wali Nagari Bukik Batabuah Protes

AGAM – Wali Nagari Bukik Batabuah Kabupaten Agam, Firdaus menyatakan bahwa, pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk tetap memperhatikan wilayah Sumatera, kini tengah dipertanyakan oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

Menurut dia, kekecewaan ini mencuat menyusul temuan mengejutkan mengenai data kerusakan infrastruktur pascabencana di Sumatera Barat.

Firdaus secara terbuka mempertanyakan kredibilitas kementerian terkait yang mencatatkan data kerusakan irigasi di Sumatera Barat dengan angka Nol (0).

"Hal ini dinilai bertolak belakang dengan realita di lapangan dan janji-janji manis pemerintah pusat," paparnya.

Ancaman Lumpuhnya Ekonomi Petani

Ketidakakuratan data ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan menyangkut hidup mati ekonomi warga. Wali Nagari menekankan bahwa irigasi adalah urat nadi pertanian di Kabupaten Agam, khususnya di wilayah terdampak bencana.

"Jika data irigasi dianggap nol atau tidak ada kerusakan, artinya tidak akan ada anggaran perbaikan. Lalu bagaimana dengan nasib petani kami? Saat ini, berhektar-hektar sawah terancam gagal tanam karena air tidak lagi mengalir. Petani yang biasanya menjadi tulang punggung pangan di Sumatra Barat kini hanya bisa menatap lahan yang kering dan rusak," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa jika kondisi ini dibiarkan, angka kemiskinan di daerah bencana akan melonjak tajam. "Masyarakat sudah jatuh tertimpa tangga; sudah dihantam bencana, kini hak mereka untuk bangkit secara ekonomi seolah 'dihilangkan' oleh data yang tidak akurat. Apakah bapak-bapak di pusat ingin melihat petani kami mengemis di tanah sendiri?"

Ironi Kunjungan Pejabat Tinggi

"Apa sebenarnya yang terjadi? Bagaimana mungkin data irigasi yang rusak di Sumatra Barat dicatat Nol? Apa artinya kehadiran Bapak Menteri, Bapak Dirjen, Kepala BNPB, bahkan Bapak Presiden sekalipun yang sudah datang meninjau langsung dampak bencana ke lokasi?"

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Bagikan

Berita Terkait
Terkini