Diklat Peningkatan Kapasitas SDM di TMSBK Bukittinggi: Untuk Wujudkan Kesejahteraan Satwa dan Pariwisata Terintegrasi

×

Diklat Peningkatan Kapasitas SDM di TMSBK Bukittinggi: Untuk Wujudkan Kesejahteraan Satwa dan Pariwisata Terintegrasi

Bagikan berita
Diklat Peningkatan Kapasitas SDM di TMSBK Bukittinggi: Untuk Wujudkan Kesejahteraan Satwa dan Pariwisata Terintegrasi
Diklat Peningkatan Kapasitas SDM di TMSBK Bukittinggi: Untuk Wujudkan Kesejahteraan Satwa dan Pariwisata Terintegrasi
DPC PJS Kota Bukittinggi

Drh. Wisnu Wardana dari Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) bidang Etika & Kesejahteraan Hewan, yang juga praktisi kesehatan hewan, menekankan pentingnya kesejahteraan hewan di kebun binatang. "Hewan yang dipelihara harus merasa dekat dan kesejahteraan mereka tidak boleh diabaikan," katanya.

Salah satu peserta magang dari Universitas Sriwijaya jurusan Hubungan Internasional, Aurora Shafa Callista, menganggap kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah ilmu yang bisa diterapkan di dunia kerja setelah lulus kuliah.

Kepala BKTMSBK Kota Bukittinggi, Tedy Hermawan, menjelaskan bahwa SDM di TMSBK saat ini terdiri dari 17 ASN dan 24 non-ASN yang perlu disegarkan kembali dan diberi informasi tentang pelaksanaan tugas kepegawaian, pengelolaan kandang, dan pengelolaan objek wisata.

Acara ini mengacu pada Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.31/Menhut-11/2012 tentang Lembaga Konservasi dan Peraturan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Nomor P.6/IV-SET/2011 tentang Pedoman Penilaian Lembaga Konservasi.

Diklat yang diikuti oleh 40 peserta ini dibuka oleh Walikota Erman Safar, didampingi Kadis Pariwisata Rofie Hendria, Kepala BKPSDM Tedy Hermawan, Kepala BKSDA Sumbar Lugi Hartanto, dan Kabid Daya Tarik Wisata Kawasan Konservasi Silvia Rawane Ria Puteri. Narasumber dari PKBSI, Drh. Wisnu Wardana, juga hadir sebagai praktisi kesehatan hewan. (Dyt)

Editor : Mangindo Kayo
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
PMI Bukittinggi