PAINAN - Penerapan digitalisasi retribusi di destinasi wisata unggulan Pantai Carocok Painan berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Pesisir Selatan dengan capaian Rp513.825.000 selama libur Lebaran.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menunjukkan keseriusannya dalam membangkitkan sektor pariwisata melalui digitalisasi retribusi sebagai bagian dari strategi penataan kawasan wisata agar lebih tertib, transparan, dan nyaman bagi pengunjung.
Upaya pembenahan tidak hanya menyasar sistem retribusi tetapi juga penataan menyeluruh mulai dari penertiban pedagang kaki lima, pembenahan parkir, hingga peningkatan fasilitas penunjang secara bertahap.
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menegaskan digitalisasi retribusi merupakan langkah maju dalam meningkatkan tata kelola destinasi wisata yang modern dan akuntabel.
"Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik, transparan, dan profesional di sektor pariwisata," katanya, dikutip Sabtu (4/4/2026).
Ia menyebut kehadiran sistem digital mampu meminimalisasi kebocoran pendapatan daerah sekaligus memberikan kemudahan bagi wisatawan dalam melakukan pembayaran tiket masuk.Hendrajoni mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghidupkan kembali pariwisata Pesisir Selatan khususnya Pantai Carocok yang dipadati pengunjung selama libur Lebaran.
Apresiasi diberikan kepada jajaran OPD, aparat Polres Pesisir Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta dukungan Jasa Raharja dalam perlindungan dan keselamatan pengunjung.
"Sinergi semua pihak menjadi kunci utama bangkitnya pariwisata kita dan harus terus dijaga," ujarnya.
Retribusi Pantai Carocok pada periode 21-29 Maret 2026 mencatat tiket dewasa sebanyak 47.787 lembar senilai Rp477.870.000 dan tiket anak-anak 3.199 lembar senilai Rp15.995.000.
Editor : Pariyadi Saputra

