Kesimpulan
Kisah ini benar-benar menunjukkan bahwa kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh kekuasaan, melainkan oleh warisan ilmu dan integritasnya. Imam Al-Bukhari memilih kehormatan ilmu di atas segala kenikmatan duniawi.
Kami menilai kisah ini menjadi pelajaran abadi bahwa para ulama yang gigih mempertahankan prinsip akan dikenang sepanjang masa, sementara kekuasaan yang zalim akan lenyap ditelan zaman. (*)
(hl: Siyar A’lam al-Nubala, hal. 468, juz 12) Editor : DA Sikumbang

