KABUPATEN AGAM - Di tengah suasana duka pascabanjir yang menerjang Nagari Koto Kaciak, aksi berani ditunjukkan sejumlah siswa SMPN 2 Tanjung Raya. Mereka mendatangi langsung Bupati Agam Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah saat meninjau lokasi terdampak, Kamis (12/2/2026).
Salah seorang siswa, Diana, menyampaikan kondisi sekolah mereka yang ikut terdampak luapan air akibat hujan deras beberapa waktu lalu. Lumpur bercampur kayu masuk ke ruang-ruang kelas. Sejumlah meja dan kursi dilaporkan hanyut dan rusak.
“Sejak banjir surut, kami bersama guru bergotong royong membersihkan sekolah. Tapi lumpurnya cukup tebal dan materialnya banyak, jadi kami butuh bantuan,” kata Diana di hadapan Bupati.
Menurutnya, keterbatasan tenaga membuat proses pembersihan berjalan lambat. Para siswa pun berharap ada dukungan dari Pemkab Agam, terutama bantuan armada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk menyemprot sisa lumpur yang masih menumpuk di dalam kelas.Menanggapi permintaan itu, Benni Warlis mengaku bangga dengan inisiatif para siswa. Ia menyebut semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi contoh kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T