Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Agam Ofrizon mengatakan, kekurangan alat berat masih menjadi kendala di lapangan.
“Beberapa kecamatan masih kekurangan. Palembayan idealnya 16 unit, Palupuh dua unit, Malalak 17 unit, dan Tanjung Raya 28 unit. Saat ini baru Malalak yang sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Baca juga: Presiden Prabowo Gelar Taklimat dengan Rektor dan Guru Besar, Bahas Arah Pendidikan Tinggi Nasional
Keterbatasan tersebut berdampak pada lambannya proses pembersihan material longsor, pembukaan akses jalan, pembersihan rumah warga, hingga normalisasi sungai di sejumlah titik.
Meski begitu, BPBD Agam memastikan seluruh alat berat yang tersedia saat ini bekerja secara maksimal. Pemkab Agam juga berencana mengajukan tambahan dukungan alat berat ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).“Upaya akan terus kami lakukan agar penanganan bencana berjalan optimal hingga benar-benar tuntas,” tutup Rahmad. (*)
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T