KABUPATEN AGAM - Bupati Agam Benni Warlis meninjau langsung proses rehabilitasi 69 hektare lahan pertanian yang terdampak bencana di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Selasa (3/3/2026).
Peninjauan yang dilakukan orang nomor satu di Agam tersebut guna memastikan pemulihan lahan berjalan sesuai target.
Dalam kunjungan tersebut, Benni didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur pemerintah kecamatan, serta perangkat nagari setempat. Ia melihat progres pembersihan lahan dan berdialog dengan petani yang terdampak.
Benni mengatakan sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di kawasan tersebut. Karena itu, percepatan rehabilitasi lahan dinilai penting agar petani bisa segera kembali menggarap sawahnya.
“Kita ingin lahan yang terdampak ini cepat produktif lagi. Kalau sawah sudah bisa ditanami, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” kata Benni di lokasi.
Ia menjelaskan, proses rehabilitasi meliputi pembersihan material sisa bencana seperti lumpur dan batu, perbaikan struktur tanah agar kembali subur, hingga pembenahan jaringan irigasi yang rusak. Sejumlah alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat pengerjaan.Menurutnya, pemerintah daerah menargetkan proses pemulihan dapat rampung tepat waktu sehingga musim tanam berikutnya tidak terganggu. Ia juga meminta koordinasi antarinstansi diperkuat agar tidak ada kendala di lapangan.
Selain itu, Pemkab Agam disebut tengah mengupayakan dukungan bantuan benih dan pupuk bagi petani terdampak, agar setelah lahan siap, mereka bisa langsung menanam kembali.
Sejumlah petani di Nagari Koto Kaciak berharap rehabilitasi segera tuntas. Mereka mengaku sejak bencana melanda, sebagian sawah tidak bisa digarap karena tertimbun material dan saluran air terputus.
Pemkab Agam menegaskan komitmennya untuk memulihkan sektor pertanian sebagai bagian dari pemulihan ekonomi pascabencana di wilayah Kecamatan Tanjung Raya. (*)
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T

