KAI Sumbar Tekan Emisi 75 Persen Lewat Kereta dan Energi Surya

×

KAI Sumbar Tekan Emisi 75 Persen Lewat Kereta dan Energi Surya

Bagikan berita
KAI Divre II Sumbar telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Stasiun Padang sejak Desember 2024
KAI Divre II Sumbar telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Stasiun Padang sejak Desember 2024

PADANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memperkuat komitmen transportasi rendah emisi dalam momentum Hari Bumi, Rabu (22/4/2026).

Sebagai moda massal berbasis rel, kereta api dinilai lebih efisien dalam konsumsi energi dan mampu mengangkut penumpang dalam jumlah besar dibanding kendaraan pribadi.

Rata-rata emisi kereta api berada pada kisaran 30–40 gram CO per penumpang per kilometer, jauh lebih rendah dibanding kendaraan pribadi yang mencapai 150–200 gram CO.

Dengan efisiensi tersebut, penggunaan kereta api mampu menekan emisi karbon hingga sekitar 75 persen dibandingkan kendaraan pribadi.

Sepanjang 2025, KAI Divre II Sumbar melayani 1.978.241 pelanggan melalui layanan KA Pariaman Ekspres dan KA Minangkabau Ekspres.

Dari jumlah tersebut, moda kereta api diperkirakan berkontribusi menurunkan emisi lebih dari 12.000 ton CO per tahun dibanding penggunaan kendaraan pribadi.

Capaian ini menegaskan transportasi berbasis rel menjadi solusi nyata dalam mendukung mobilitas berkelanjutan dan pengurangan emisi karbon.

Sebagai bagian energi hijau, KAI Divre II Sumbar telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Stasiun Padang sejak Desember 2024.

PLTS berkapasitas 40,7 kWp itu menjadi langkah mengurangi ketergantungan energi konvensional sekaligus mendukung Energi Baru Terbarukan.

Pemanfaatan PLTS tersebut setara dengan penanaman sekitar 570 pohon dan berpotensi menurunkan emisi hingga 366 ton CO per tahun.

Editor : Pariyadi Saputra
Bagikan

Berita Terkait
Terkini