Sementara itu, perwakilan Kemensos RI Hijrah Manfaluty menyebutkan santunan tersebut disalurkan berdasarkan data awal dari BNPB yang diajukan Pemkab Agam secara by name by address.
“Penanganan pascabencana tidak berhenti pada santunan. Ke depan masih ada berbagai program pemulihan sosial yang melibatkan lintas kementerian dan BUMN,” jelasnya.
Data Dinas Sosial Agam mencatat, korban meninggal dunia tersebar di sejumlah kecamatan. Jumlah terbanyak berada di Kecamatan Palembayan, khususnya di Nagari Salarehaia Timur dan Nagari Salarehaia.
Hingga saat ini, masih terdapat tujuh korban meninggal dunia yang santunannya belum disalurkan karena proses penetapan ahli waris sedarah masih berlangsung.
Untuk memastikan penyaluran berjalan aman dan transparan, seluruh santunan disalurkan melalui rekening bank yang dibuka khusus, dengan pendampingan langsung dari tim Kemensos RI bekerja sama dengan Bank Mandiri.Pemkab Agam memastikan akan terus mengawal proses penyaluran bantuan hingga seluruh hak masyarakat terdampak bencana diterima secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan. (*)
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T