8. Pembentukan, pemilihan atau pengangkatan anggota, ketua dan wakil ketua KAN diatur Peraturan Daerah Kabupaten/ Kota sesuai Adat Salingka Nagari.9. KAN mempunyai tugas sebagai berikut :
a. Mengawasi penyelenggaraan Pemerintahan Nagari oleh Kapalo Nagari,b. Menyusun peraturan Nagari bersama Kapalo Nagari,
c. Membahas, menyepakati Rancangan Peraturan Nagari tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari.10.KAN mempunyai wewenang sebagai berikut :
a. Memilih dan mengangkat Kapalo Nagari secara musyawarah dan mufakat;b. Menyalurkan aspirasi masyarakat Nagari;
c. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan adat istiadat dan budaya Nagari;d. Meminta pertanggungjawaban pelaksanaan Pemerintahan Nagari kepada Kapalo Nagari; e. Melestarikan nilai-nilai adat dan budaya sesuai Adat Salingka Nagari.
13.Pada setiap Nagari dibentuk Pemerintah Nagari sebagai penyelenggara PemerintahanNagari bersama KAN.14.Pemerintah Nagari dipimpin Kapalo Nagari dan dibantu perangkat Nagari.
Limbago Adat Nagari KuraiNagari Kurai, sudah ada sejak ratusan tahun lalu sebagai kesatuan masyarakat hukum adat di Minangkabau. Nagari Kurai mempunyai adat salingka nagari dan harta kekayaan tersendiri berupa ulayat.Kekuasaan secara adat dalam Limbago Adat Nagari Kurai adalah oleh para Penghulu dan Pangka Tuo, yang struktur kekuasaan adatnya terdiri dari :1. Penghulu Pucuak Nan Duo Puluah Anam.
2. Penghulu Nan Duo Puluah (Pangka Tuo Nagari).3. Pangka Tuo Nan Saratuih yang terdiri dari Pangka Tuo Kubu, Pangka Tuo Kampuang, Pangka Tuo Hindu dan Pangka Tuo Banda.
Secara kelembagaan, fungsi Penghulu dan Pangka Tuo adalah :1. Penghulu Nan Duo Puluah Anam. Fungsinya adalah memutuskan hal-hal yang berhubungan dengan pelaksanaan adat salingka Nagari Kurai, pengelolaan dan pemanfaatan harta kekayaan tradisional masyarakat hukum adat Nagari Kurai.
Editor : Mangindo Kayo