Ia memimpin kebijakan kesehatan global melalui posisinya di UNAIDS, WHO, dan berbagai lembaga internasional bergengsi. Sebagai direktur CAPRISA ia juga melatih ratusan ilmuwan muda Afrika yang menjadi penerus perjuangannya.
Penghargaan Lasker Award 2024, John Maddox Prize, dan Kwame Nkrumah Scientific Award membuktikan reputasinya. Ia juga terpilih sebagai anggota Royal Society dan US National Academy of Medicine.
Sebagai profesor di Columbia University ia terus mempengaruhi arah kebijakan kesehatan global. Dengan demikian warisan Salim Abdool Karim akan terus dikenang sepanjang masa sebagai ilmuwan muslim yang mengubah dunia. (*)Sumber: CAPRISA, Columbia University, Lasker Foundation | Update Maret 2026
Editor : DA Sikumbang
