Keluhan Warga Direspons, Jalan Berlubang di Balai Salasa Lubuk Basung Masuk Prioritas Perbaikan

×

Keluhan Warga Direspons, Jalan Berlubang di Balai Salasa Lubuk Basung Masuk Prioritas Perbaikan

Bagikan berita
Keluhan Warga Direspons, Jalan Berlubang di Balai Salasa Lubuk Basung Masuk Prioritas Perbaikan
Keluhan Warga Direspons, Jalan Berlubang di Balai Salasa Lubuk Basung Masuk Prioritas Perbaikan

LUBUK BASUNG – Aksi warga menanam pohon pisang di tengah jalan rusak di kawasan Balai Salasa, Lubuk Basung, Kabupaten Agam, yang viral di media sosial, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Agam.

Pemkab menegaskan, kerusakan jalan tersebut tidak diabaikan, melainkan sedang dalam proses penanganan melalui koordinasi lintas instansi, terutama karena status jalan tersebut merupakan ruas jalan provinsi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam, Ofrizon, menjelaskan bahwa titik kerusakan di Balai Salasa berada di ruas Padang Luar–Manggopoh, tepatnya di kilometer 106 450, yang mengalami kerusakan pada bagian gorong-gorong.

“Begitu informasi kami terima, langsung dilakukan peninjauan. Kerusakan terjadi pada gorong-gorong, sehingga perlu penanganan teknis yang tepat, bukan sekadar tambal sulam,” ujar Ofrizon, Senin (27/4/2026).

Ia menambahkan, Bupati Agam Benni Warlus telah menginstruksikan pihaknya untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR).

Hasil koordinasi dengan Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah III BMCKTR Sumbar, Febie Yandra, disepakati bahwa penanganan akan dilakukan dengan pemasangan box culvert, sebagai solusi permanen untuk mengatasi kerusakan struktur gorong-gorong tersebut.

“Insya Allah dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan. Metode box culvert dipilih agar lebih kuat dan tahan lama, mengingat kondisi drainase di lokasi tersebut,” jelasnya.

Terkait aksi warga yang menanam pohon pisang di badan jalan sebagai bentuk protes, Ofrizon menilai hal itu sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan. Namun ia juga mengimbau agar masyarakat tetap mengedepankan keselamatan.

“Kami memahami keresahan masyarakat. Itu bentuk kritik yang harus kami jawab dengan kerja nyata. Tapi kami juga berharap masyarakat tetap berhati-hati dan tidak membahayakan pengguna jalan lain,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa tidak hanya di Balai Salasa, sejumlah ruas jalan provinsi lainnya di wilayah Agam juga mengalami kerusakan, seperti jalan berlubang di beberapa titik strategis.

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Bagikan

Berita Terkait
Terkini