KABUPATEN AGAM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Agam terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga awal Februari 2026, tercatat 63.861 warga telah menikmati manfaat program tersebut, mulai dari pelajar hingga kelompok rentan B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Untuk mendukung layanan tersebut, saat ini 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi. Pemerintah daerah memastikan jaringan ini akan kembali bertambah dengan dua SPPG baru yang segera difungsikan dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Agam, Rosva Deswira, melakukan peninjauan langsung ke dua calon SPPG baru yang berada di Sungai Jariang serta SPPG Polres Agam di Lubuk Basung, Senin (2/2/2026).
Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan seluruh aspek layanan telah siap sebelum resmi beroperasi.
“Jumlah penerima manfaat MBG di Agam saat ini sudah mencapai 63.861 orang. Penambahan SPPG tentu harus dibarengi kesiapan sarana, SDM, dan keamanan pangan. Jangan sampai dibuka tapi belum layak,” kata Rosva.
Ia menegaskan, seluruh SPPG yang telah berjalan di Agam wajib memenuhi standar keamanan pangan, termasuk kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).Menurutnya, bertambahnya unit layanan justru menuntut pengawasan yang lebih disiplin agar kualitas tetap seragam di semua titik.
Pengalaman pengelolaan 28 SPPG yang sudah beroperasi sebelumnya menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah. Sejumlah aspek seperti ketersediaan bahan pangan, kesiapan tenaga pengelola, hingga pola distribusi makanan terus diperbaiki agar layanan tetap tepat sasaran.
“Penambahan jumlah SPPG harus diikuti dengan penguatan sistem. Fokus kita bukan hanya kuantitas, tapi juga konsistensi layanan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rosva juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Keberlanjutan Program MBG, kata dia, tidak hanya bergantung pada satu organisasi perangkat daerah, melainkan melibatkan dinas kesehatan, dinas pendidikan, pemerintah nagari, aparat keamanan, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk pengawasan pengelolaan limbah.
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T