KABUPATEN AGAM – Anggota DPRD Kabupaten Agam dari Fraksi Golkar, Joni Putra, S.Kom., MM., CHRM., Dt. Bintaro Hitam, menyerap aspirasi masyarakat Nagari Manggopoh dalam kegiatan reses yang digelar di Objek Wisata Garuda Mas, Jorong Batu Hampar, Kecamatan Lubuk Basung, Jumat (30/1/2026).
Puluhan warga menghadiri pertemuan tersebut. Berbagai keluhan dan usulan pembangunan disampaikan langsung kepada wakil rakyat itu. Dari dialog yang berlangsung, perbaikan infrastruktur jalan menjadi aspirasi yang paling banyak disuarakan masyarakat.
Joni Putra menyampaikan, selama ini penyaluran pokok-pokok pikiran (pokir) di Nagari Manggopoh telah dilakukan secara merata. Bantuan yang diberikan meliputi pembangunan infrastruktur, dukungan untuk rumah ibadah, kegiatan kepemudaan, hingga olahraga dan lainnya.
Meski demikian, saat ini ia mengakui tidak semua pokir dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran daerah.
“Dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas, memang ada beberapa pokok pikiran yang belum bisa diwujudkan. Namun aspirasi masyarakat tetap akan kami perjuangkan sesuai skala prioritas,” kata Joni Putra.
Dalam kesempatan itu, Wali Jorong Batu Hampar, Yonrizal, mewakili Pemerintah Nagari Manggopoh, menyampaikan ucapan selamat kepada Joni Putra atas terpilihnya sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Agam.Ia mengakui, sebagian besar pokir Joni Putra selama ini disalurkan ke Nagari Manggopoh dan manfaatnya telah dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap besaran pokir anggota dewan bisa kembali seperti tahun-tahun sebelumnya. Sejak tahun lalu jumlahnya mulai berkurang karena kondisi keuangan daerah,” ujarnya.
Dalam dialog, salah seorang warga, Bagindo Yusra, menyoroti kondisi infrastruktur jalan, khususnya di wilayah ibu kota Kabupaten Agam. Ia menyebut masih banyak ruas jalan yang rusak dan berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Menurutnya, kondisi paling memprihatinkan terdapat di ruas jalan mulai dari Simpang Gudang Manggopoh hingga Pasar Lama Lubuk Basung. Selain pembangunan jalur dua yang belum tuntas, sejumlah titik jalan juga sudah dipenuhi lubang.
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T