Sementara itu, Ketua KONI Kota Padang Erianto, juga mengaku baru mendengar isu tersebut dalam forum hearing.
Ia berjanji, akan menindaklanjuti dan melakukan koordinasi lebih lanjut.
“Saya akan koordinasikan dengan Plt Kadispora tentang siapa sebenarnya Tuan Takur ini. Kabarnya, perintahnya lebih didengar daripada kepala dinas. Ini tentu akan kami selidiki,” tegas Erianto.
Munculnya isu Tuan Takur ini menambah daftar pekerjaan rumah bagi Pemko Padang, terutama dalam pembenahan tata kelola fasilitas olahraga menjelang Porprov Sumbar XVI, agar terbebas dari praktik-praktik yang mencederai tata kelola pemerintahan yang bersih. (Ade) Editor : AB Kurniati