Memandang lawan politik sebagai kawan demokrasi yang memiliki tujuan sama untuk bangsa, bukan musuh yang harus dibenci.
6. Menunjukkan partisipasi yang bertanggung jawab:
Memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam proses politik, seperti pemilu.
Tentunya timbul sebuah pertanyaan, apa pentingnya politik itu? Jawabannya sangat sederhana.
Dimana melalui politik akan tercipta iklim politik yang sejuk, harmonis, dan damai. Mencegah polarisasi dan perpecahan di masyarakat. Serta bisa meningkatkan kualitas demokrasi karena fokus pada solusi dan kemajuan bersama."Dalam berpolitik, ada tiga sikap yang harus diambil yaitu bijaksana, konstruktif dan objektif," urainya.
Bijaksana adalah tidak mudah terprovokasi dan tidak reaktif secara emosional. Konstruktif berarti berperan aktif dalam memberikan edukasi politik yang baik dan memperbaiki sistem.
"Sementara objektif adalah menilai calon atau kebijakan berdasarkan fakta dan program, bukan sekadar emosi atau identitas," ucapnya mengakhiri. (*)
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T