“Yang 50 persen itu lebih pada gambaran umum di lapangan, misalnya jumlah unit yang sudah mulai dikerjakan. Sementara di daerah, kami menggunakan hitungan teknis berbasis bobot fisik,” jelasnya.
Data terbaru Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam menguatkan pernyataan tersebut. Dalam laporan resmi, progres pembangunan Huntara I di Kayu Pasak tercatat baru mencapai 24,5 persen, dengan target penyelesaian pada pekan keempat Januari, bergantung pada kondisi cuaca.
Baca juga: Dinas Kominfo dan Wartawan Tanah Datar Bahas Kerja Sama di Balairung Istano Basa Pagaruyung
Padahal, sebelumnya pembangunan huntara di Lapangan SDN 05 Kayu Pasak ditargetkan rampung pada 30 Desember 2025, namun target tersebut tidak tercapai.
Dengan kondisi tersebut, Pemkab Agam mengakui percepatan pembangunan masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama faktor cuaca, sekaligus menegaskan pentingnya transparansi data progres agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat. (*) Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T