Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan kunjungannya bertujuan menyerap langsung kebutuhan daerah dan pelaku industri pariwisata.
Ia menekankan pengembangan sektor pariwisata harus dilakukan secara terintegrasi dengan dukungan infrastruktur dan akomodasi yang memadai.
"Mentawai membutuhkan tambahan landasan agar pesawat besar bisa masuk, tetapi kesiapan hotel dan kamar juga harus diperhatikan," jelasnya.
Widiyanti juga menyoroti potensi wisata gastronomi dengan pengajuan Kota Padang sebagai pusat gastronomi dunia ke UNESCO.
Pemerintah bersama pelaku industri disebut tengah menyiapkan paket wisata kuliner khas Minangkabau untuk memperkuat daya tarik wisata.
"Mudah-mudahan tahun depan kita bisa menyelenggarakan event Wonderful Indonesia Gastronomi di Kota Padang," katanya.
Selain itu, Kementerian Pariwisata terus mendorong pengembangan wisata ramah muslim dengan mempromosikan destinasi unggulan ke pasar internasional.Widiyanti mengungkapkan promosi Masjid Raya Sumbar di ajang pariwisata internasional mendapat respons besar dari wisatawan mancanegara.
"Kami melihat banyak ketertarikan terhadap Masjid Raya ini sehingga perlu ditingkatkan promosi agar wisatawan datang lebih banyak," ungkapnya.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap perayaan 100 tahun Jam Gadang sebagai bagian dari penguatan daya tarik wisata Kota Bukittinggi. (*)
Editor : Pariyadi Saputra