Minimnya tutupan awan pada pagi hingga siang hari menyebabkan radiasi matahari langsung mengenai permukaan bumi sehingga suhu meningkat.
Fenomena inversi suhu di lapisan atmosfer juga menghambat pertumbuhan awan hujan sehingga panas matahari terasa lebih dominan.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca masih berpotensi berubah dalam beberapa hari ke depan.
"Dari analisis kami, potensi hujan intensitas sedang masih bisa terjadi terutama pada sore hingga malam hari di beberapa wilayah Sumbar," ungkapnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air dan menggunakan pelindung saat beraktivitas di luar ruangan.Fenomena ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca cepat selama masa pancaroba. (*)
Editor : Pariyadi Saputra