PARIAMAN - Kasus pencurian aset pendidikan kembali terjadi di Kota Pariaman setelah 20 unit talempong milik SMA Negeri 1 Pariaman dilaporkan hilang.
Laporan kehilangan tersebut diterima pihak kepolisian pada Jumat (10/4/2026) dan langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Kota Pariaman.
Kapolsek Kota Pariaman Hijrul Aswad membenarkan adanya laporan kehilangan alat musik tradisional tersebut.
“Atas kejadian itu, pihak sekolah ditaksir mengalami kerugian materiil sekitar Rp 9,6 juta,” ujarnya Selasa (14/4/2026).
Talempong yang hilang diketahui disimpan di dalam lemari besi ruang kepala sekolah di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah.
Pencurian baru terungkap pada Rabu (8/4/2026) saat staf sekolah hendak menggunakan alat musik tersebut untuk kegiatan.Saksi Puput Novelis menemukan lemari penyimpanan sudah dalam kondisi kosong tanpa sisa alat musik.
Talempong tersebut merupakan aset penting sekolah untuk kegiatan seni sekaligus pelestarian budaya Minangkabau.
Kepala sekolah Zulfahmi telah memberikan keterangan kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan kasus.
Polisi menduga kuat barang tersebut berpotensi dijual ke pasar gelap atau penadah barang logam dan antik.
Editor : Pariyadi Saputra

