Sekda Lutfi Hadiri Sosialisasi Kajian Penetapan Zona Pelestarian Danau Maninjau, Ini Penjelasannya

×

Sekda Lutfi Hadiri Sosialisasi Kajian Penetapan Zona Pelestarian Danau Maninjau, Ini Penjelasannya

Bagikan berita
Sekda Lutfi Hadiri Sosialisasi Kajian Penetapan Zona Pelestarian Danau Maninjau, Ini Penjelasannya
Sekda Lutfi Hadiri Sosialisasi Kajian Penetapan Zona Pelestarian Danau Maninjau, Ini Penjelasannya
DPC PJS Kota Bukittinggi

PADANG -- Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi menegaskan bahwa Danau Maninjau bukan sekadar hamparan air, melainkan jantung kehidupan masyarakat setempat.

"Danau ini menjadi sumber penghidupan sekaligus bagian penting dari adat dan budaya Minangkabau," ujar Mhd Lutfi di Padang.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Pembahasan dan Sosialisasi Kajian Penetapan Zona Pelestarian Danau Maninjau pada Wilayah Sungai Indragiri–Akuaman.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Padang, Kamis (9/4/2026), yangmerupakan langkah strategis dalam upaya penataan dan pelestarian kawasan Danau Maninjau yang berada di wilayah Kabupaten Agam.

Disampaikan Lutfi, dalam beberapa tahun terakhir, kondisi danau mengalami penurunan kualitas air yang cukup signifikan.

Hal ini kata dia lagi, berdampak langsung terhadap ekosistem dan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya.

“Oleh karena itu, penetapan zonasi pelestarian danau ini menjadi langkah yang fundamental dan krusial, guna memberikan kepastian batas perlindungan, mencegah erosi, mengendalikan pencemaran, serta memulihkan fungsi ekologis danau,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, camat, wali nagari hingga masyarakat adat untuk bersama-sama memahami pentingnya zona pelestarian tersebut.

Selain itu, hasil dari rapat pembahasan ini diharapkan dapat disosialisasikan secara menyeluruh kepada masyarakat, sehingga upaya pelestarian Danau Maninjau dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Tim Stranas PK-KPK, Badan Pertanahan Nasional, serta tokoh masyarakat, alim ulama, dan cadiak pandai dari Kecamatan Tanjung Raya.

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
PMI Bukittinggi