KABUPATEN AGAM — Sebanyak 20,2 ton beras dan 4.040 liter minyak goreng digelontorkan untuk 1.010 kepala keluarga (KK) kurang mampu di Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam.
Bantuan dipastikan mampu meringankan beban warga di tengah himpitan ekonomi yang masih terasa hingga ke dapur-dapur warga.
Pemerintah Nagari Bukik Batabuah yang menyalurkan bantuan dipusatkan di Kantor wali nagari, merupakan langkah nyata kehadiran negara bagi warganya.
"Bantuan yang bersumber dari Bulog Kabupaten Agam ini didistribusikan selama dua hari. Hari pertama menyasar warga di Jorong Batabuah, Koto Baru, dan Kubang Duo Koto Panjang," ujar Wali Nagari, Firdaus, Selasa (7/4/2026).
Kata Firdaus lagi, untuk Jorong Batang Silasiah dan Gobah kebagian di hari berikutnya.
"Pembagian dilakukan bertahap, bukan tanpa alasan, jumlah bantuan besar, tenaga terbatas," katanya.Firdaus menyebut, pemberian bantuan ini sudah berdasarkan data yang tersedia.
“Masih ada masyarakat yang sebenarnya layak, tapi belum menerima bantuan karena desilnya masih tinggi di DTSN. Ini bukan soal tidak peduli, tapi soal data yang harus kita benahi bersama,” ucapnya.
Fenomena “tertinggal karena angka” ini menjadi ironi tersendiri. Di lapangan, kebutuhan nyata terlihat jelas. Namun di sistem, mereka belum tentu masuk kategori prioritas.
Firdaus pun mengajak masyarakat untuk tidak pasif. Ia memastikan pemerintah nagari siap menjadi jembatan.
Editor : Irfan Taufik, S. TP

