Tak Ingin Ada Keluhan Masyarakat, Zulmaeta Genjot Kinerja OPD lewat Dialog Evaluasi

×

Tak Ingin Ada Keluhan Masyarakat, Zulmaeta Genjot Kinerja OPD lewat Dialog Evaluasi

Bagikan berita
Tak Ingin Ada Keluhan Masyarakat, Zulmaeta Genjot Kinerja OPD lewat Dialog Evaluasi
Tak Ingin Ada Keluhan Masyarakat, Zulmaeta Genjot Kinerja OPD lewat Dialog Evaluasi
DPC PJS Kota Bukittinggi

Ia juga mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja dengan inovasi dan kreativitas. Menurutnya, ASN merupakan motor penggerak utama pembangunan daerah.

“ASN ini ibarat mesin. Kalau mesinnya tidak berjalan baik, tujuan organisasi tidak akan tercapai. Karena itu, kita butuh komitmen, inovasi, dan kolaborasi untuk kemajuan Payakumbuh,” ujarnya.

Zulmaeta membuka ruang bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyampaikan ide dan gagasan. Ia memastikan setiap ide yang sesuai regulasi akan ditindaklanjuti.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menekankan pentingnya koordinasi dan sinkronisasi antarperangkat daerah.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Mari kita bekerja sama, catat yang dikerjakan dan kerjakan yang dicatat. Tanpa sinkronisasi, tidak akan ada kesepakatan dari apa yang kita rencanakan,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh OPD untuk cermat membaca kondisi dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan.

Sementara itu Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda menjelaskan dialog kinerja diikuti 31 kepala perangkat daerah, terdiri dari kepala dinas, badan, kantor, dan camat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari siklus pengelolaan kinerja ASN yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut.

Ia menyebut evaluasi Triwulan I harus diselesaikan paling lambat 15 April 2026 sesuai edaran wali kota.

Seluruh kepala OPD sebelumnya telah menyusun SKP pada Januari 2026 dengan mengacu pada rencana strategis, rencana kerja, dan perjanjian kinerja.

Editor : Irfan Taufik, S. TP
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
PMI Bukittinggi