| Kadar | Harga Jual per Gram |
|---|---|
| 24K (99%) | Rp 2.663.000 |
| 23K | Rp 2.290.000 |
| 22K | Rp 2.190.000 |
| 21K | Rp 2.094.000 |
| 20K | Rp 1.993.000 |
| 19K | Rp 1.892.000 |
| 18K | Rp 1.790.000 |
| 17K | Rp 1.689.000 |
| 16K | Rp 1.588.000 |
| 15K | Rp 1.489.000 |
| 14K | Rp 1.389.000 |
| 13K | Rp 1.290.000 |
| 12K | Rp 1.188.000 |
| 11K | Rp 1.087.000 |
| 10K | Rp 988.000 |
| 9K | Rp 887.000 |
Emas 24K dengan kemurnian 99 persen menjadi standar utama investasi. Kadar 18K hingga 22K lebih populer untuk perhiasan karena lebih kuat dan tahan lama.
Faktor Pergerakan Harga
Pergerakan harga emas saat ini dipengaruhi sejumlah faktor global dan domestik. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi katalis utama penguatan harga.
Serangan antara AS-Israel dan Iran mendorong permintaan emas sebagai aset safe haven. Investor global beralih ke emas di tengah ketidakpastian.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga turut mempengaruhi harga. Pelemahan rupiah bisa mengerek harga emas dalam negeri.
Menjelang berbagai momen penting, permintaan emas perhiasan cenderung meningkat. Hal ini turut mendorong harga di pasar lokal.
Tips Membeli Emas
Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan Anda. Emas batangan lebih cocok untuk investasi jangka panjang dengan kemurnian tinggi.
Emas perhiasan bisa menjadi alternatif investasi sekaligus gaya hidup. Namun perhatikan biaya pembuatan yang cukup signifikan.
Pantau harga secara rutin dari sumber terpercaya seperti Antam, Pegadaian, atau Lakuemas. Harga sangat dinamis dan bisa berubah setiap saat.Perhatikan biaya dan pajak dalam setiap transaksi. Emas Antam belum termasuk pajak PPh 0,25 persen.
Simpan bukti pembelian dengan aman. Sertifikat dan struk penting untuk berbagai keperluan di masa mendatang.
Editor : DA Sikumbang
