DHARMASRAYA - Gelaran perdana Car Free Day (CFD) di Dharmasraya langsung menyedot ribuan warga dan mendorong lonjakan signifikan transaksi pelaku UMKM.
Sejak sebelum pukul 06.00 WIB, kawasan Jalan Lintas Sumatera KM 1–2 Pulau Punjung dipadati masyarakat yang memadati ruang publik untuk berolahraga dan beraktivitas.
Kegiatan seperti jalan santai, bersepeda, hingga senam massal berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dengan pusat keramaian bergeser ke area bazaar UMKM.
Lapak pelaku usaha lokal diserbu pengunjung yang memicu arus transaksi tinggi dan mencerminkan daya beli masyarakat yang kuat.
Kepala Cabang Bank Nagari Pulau Punjung, Rusdi, menilai fenomena ini sebagai indikator kebangkitan ekonomi mikro berbasis komunitas.
"Perputaran uang di sektor UMKM pada kegiatan ini meningkat signifikan, ini bukan sekadar kegiatan olahraga, tapi sudah menjadi ruang ekonomi baru bagi masyarakat," katanya dikutip Senin (20/4/2026).Rusdi menyebut CFD juga membuka peluang percepatan transformasi transaksi menuju sistem digital di tengah tingginya aktivitas ekonomi.
"Kami melihat ini sebagai momentum untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan, ke depan transaksi digital harus menjadi tulang punggung terutama dalam kegiatan dengan intensitas ekonomi tinggi seperti ini," ujarnya.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti kebutuhan ruang publik yang sehat dan produktif.
"Saat kendaraan berhenti, ekonomi justru bergerak, CFD ini membuktikan bahwa ruang publik bisa menjadi penggerak gaya hidup sehat sekaligus penguat ekonomi UMKM," ungkapnya.
Editor : Pariyadi Saputra

