Bencana Longsor dan Banjir di Agam Tewaskan Lima Ternak, Kerugian Capai Rp50,5 Juta

×

Bencana Longsor dan Banjir di Agam Tewaskan Lima Ternak, Kerugian Capai Rp50,5 Juta

Bagikan berita
Penampakan rumah adat Minangkabau terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Agam. Dok
Penampakan rumah adat Minangkabau terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Agam. Dok
Daftar Korban Galodo dan Bajir Bandang Kabupaten Agam

KABUPATEN AGAM -- Bencana tanah longsor dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Agam menyebabkan kerugian cukup besar pada sektor peternakan. Berdasarkan data sementara, lima ekor ternak dilaporkan mati akibat terendam air sungai dan terseret arus banjir.

Di Aua Kuniang, Lubuk Basung, dua ekor sapi betina mati setelah terendam air Sungai Batang Masang dengan kerugian sekitar Rp17 juta. Di Banda Sungai Kasiak, Kecamatan IV Koto, seekor kerbau berusia lima tahun hanyut terbawa arus dengan nilai kerugian Rp15 juta.

Sementara itu di Dusun Ampuah, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, seekor induk kerbau dan anaknya mati sehingga total kerugian mencapai Rp16 juta. Di Jorong Kayu Pasak, Palembayan, satu ekor anak sapi mati akibat terendam air sungai dengan kerugian diperkirakan Rp2,5 juta.

Total kerugian sementara dari sektor ternak mencapai Rp50,5 juta.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, saat dikonfirmasi Sabtu (29/11/2025) membenarkan laporan tersebut dan mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pendataan lengkap dari OPD terkait.

“Benar, ada laporan ternak warga yang mati akibat bencana banjir dan longsor. Saat ini datanya masih terus dihimpun di lapangan,” ujar Roza.

Ia mengatakan pemerintah daerah belum dapat memastikan langkah lanjutan karena seluruh kerusakan maupun kerugian masih dalam proses verifikasi.

“Saat ini kami belum bisa menyampaikan kebijakan lebih jauh karena pendataan masih berlangsung. Nanti setelah semuanya lengkap, tentu akan kami informasikan,” jelasnya.

Roza menambahkan bahwa beberapa wilayah terdampak masih sulit diakses, sehingga verifikasi kemungkinan membutuhkan waktu. (*)

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Korban Galodo dan Bajir Bandang di Kabupaten Agam Belum Ditemukan
Bagikan

Berita Terkait
Terkini