“Kami ingin semua kalangan bisa menikmati dimsum tanpa harus merogoh kocek dalam. Harganya mulai Rp1.500-an saja. Sesuai tagline kami: Harganya Kaki Lima, Rasanya Bintang Lima,” ujarnya bangga.
Konsep itu pun terbukti menarik hati banyak pelanggan. Tak sedikit pembeli yang datang bukan hanya untuk makan, tapi juga berbagi cerita, menikmati suasana hangat khas kedai rumahan. Dari situ, Dimsum Bunda Vera menjadi lebih dari sekadar tempat makan, ia menjadi ruang kecil yang penuh keakraban.
Go Digital, Go Viral
Tak ingin tertinggal zaman, Hj. Vera mulai melangkah ke dunia digital. Ia memanfaatkan kekuatan media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk mempromosikan produknya.
“Awalnya cuma iseng upload video, ternyata responnya luar biasa. Banyak yang datang karena lihat di media sosial,” ujarnya dengan tawa ringan.
Kini, Dimsum Bunda Vera sudah dikenal di berbagai sudut Pontianak. Banyak pelanggan yang datang dari luar daerah hanya untuk mencicipi rasanya yang lembut dan gurih.
Lebih dari Sekadar BisnisBagi Hj. Vera, Dimsum bukan sekadar bisnis. Ia adalah bentuk kasih sayang, cita rasa keluarga, dan bukti bahwa usaha yang dimulai dengan niat baik akan berbuah manis.
“Saya ingin Dimsum Bunda Vera bisa menjadi ikon kuliner khas Pontianak, yang membawa kehangatan dan kebahagiaan di setiap gigitannya,” tutup perantau asal Bukittinggi itu dengan mata berbinar.
Dan kini, setiap kukusan yang mengepul di “Dimsum Bunda Vera” bukan hanya berisi makanan, tapi juga kisah cinta, perjuangan, dan mimpi seorang ibu yang ingin membahagiakan banyak orang lewat rasa.
Editor : Irfan Taufik, S. TP