Namun pertanyaan yang lebih penting adalah: apakah kita sudah menelusuri peta kehidupan menuju akhirat?
Peta terbaik bukan hanya menunjukkan jalan di dunia, tetapi juga menunjukkan jalan menuju surga.
Al-Idrisi menggunakan ilmunya untuk membantu orang lain memahami dunia.
Kita pun dapat menggunakan ilmu dan teknologi modern untuk hal-hal yang membawa kebaikan bagi umat manusia.
Warisan Al-Idrisi yang Masih Bertahan Hingga Kini
Manuskrip asli Tabula Rogeriana masih tersimpan dan dipelajari oleh para sejarawan hingga saat ini.
Karya tersebut menjadi bukti fisik bahwa peradaban Islam pernah mencapai puncak kejayaan di bidang kartografi.Nama al-Idrisi tercatat dalam berbagai ensiklopedia ilmuwan Muslim klasik.
Ia disejajarkan dengan tokoh-tokoh besar seperti Ibnu Sina, al-Khawarizmi, dan al-Biruni.
Warisan terbesarnya adalah semangat bahwa ilmu pengetahuan tidak mengenal batasan geografis dan budaya.
Sebuah Renungan dari Perjalanan Seorang Ilmuwan
Dari pengamatan kami, faktor yang paling menarik dari kesuksesan al-Idrisi bukanlah kecerdasannya semata, melainkan keberaniannya untuk melakukan verifikasi dan tidak pernah puas dengan informasi instan.
Editor : DA Sikumbang

