Sebelum peta modern ada, seorang ilmuwan Muslim bernama Muhammad al-Idrisi telah menggambar dunia dengan akurasi luar biasa. Simak kisahnya menciptakan Tabula Rogeriana, peta paling canggih 500 tahun sebelum zamannya.
PETA DUNIA.Di saat dunia masih gelap tentang bentuk bumi dan banyak orang mengira lautan adalah ujung kehancuran, seorang ilmuwan Muslim berdiri dengan pena, ilmu, dan iman.
Ia menggambar dunia bukan dengan khayalan, tetapi dengan ilmu dan keyakinan yang mendalam.
Dialah Muhammad al-Idrisi, sang pembuat peta dunia paling akurat di zamannya.
Kisahnya mengajarkan bahwa peradaban Islam pernah menjadi pusat pengetahuan global.
Berikut adalah telaah lengkap tentang kehidupan dan karya monumental sang penjelajah dunia.Kisah Muhammad al-Idrisi
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Nama Lengkap | Abu Abdullah Muhammad al-Idrisi |
| Tahun Lahir | Sekitar 1100 M |
| Tempat Lahir | Dekat kota Ceuta, Afrika Utara (sekarang Maroko) |
| Wilayah yang Dijelajahi | Spanyol, Prancis, hingga Timur Tengah |
| Penguasa yang Mengundang | Raja Roger II dari Sisilia |
| Karya Monumental | Tabula Rogeriana (Peta Roger) |
| Waktu Pembuatan | 15 tahun |
| Isi Peta | Asia, Afrika, Eropa, jalur perdagangan, gunung, sungai, kota, iklim, budaya |
| Keistimewaan | 500 tahun lebih maju dari peta modern Eropa |
Masa Kecil yang Penuh dengan Semangat Menjelajah
Nama lengkap ilmuwan ini adalah Abu Abdullah Muhammad al-Idrisi.
Beliau lahir sekitar tahun 1100 M di wilayah Afrika Utara, tepatnya di dekat kota Ceuta yang kini menjadi bagian dari Maroko.
Sejak kecil, al-Idrisi dikenal sebagai pribadi yang mencintai ilmu pengetahuan.
Ia tidak puas hanya dengan belajar dari buku, tetapi memilih untuk mengembara ke berbagai negeri.
Editor : DA Sikumbang

