Motorola mengklaim bahwa kamera Razr 60 mampu menghasilkan reproduksi warna 100 persen true color.
Warna yang dihasilkan pun menjadi lebih akurat dan alami dibandingkan kompetitor.
Catatan atas Razr 60
Pasar ponsel lipat Indonesia selama ini cenderung didominasi oleh dua atau tiga merek besar, sehingga kehadiran pemain lama seperti Motorola membawa angin segar.
Yang paling menarik dari pengamatan kami adalah bagaimana Motorola berhasil mempertahankan DNA desain Razr yang ikonik dari dua dekade lalu, tetapi membalutnya dengan teknologi masa kini.
Engsel titanium dengan klaim 500 ribu kali lipatan dan sertifikasi IPX8 adalah fitur yang biasanya hanya ditemukan di ponsel lipat kelas atas dengan harga dua kali lipat.Satu perspektif yang jarang disadari adalah bahwa dengan harga promo Rp10,9 juta, Razr 60 menawarkan nilai lebih yang sulit ditolak: layar LTPO 120Hz, baterai 4.500 mAh dengan pengisian nirkabel, dan komitmen pembaruan software hingga 4 tahun.
Pada akhirnya, keputusan membeli ponsel lipat tidak lagi sekadar tentang gaya, tetapi tentang seberapa banyak nilai yang Anda dapatkan untuk setiap rupiah yang dikeluarkan.(*)
Editor : DA Sikumbang

