300 Tahun Dakwah Nabi Idris, Warisan Pena hingga Berkuda Tak Pernah Mati, (ustd. Budi Azhari)

×

300 Tahun Dakwah Nabi Idris, Warisan Pena hingga Berkuda Tak Pernah Mati, (ustd. Budi Azhari)

Bagikan berita
300 Tahun Dakwah Nabi Idris, Warisan Pena hingga Berkuda Tak Pernah Mati, (ustd. Budi Azhari)
300 Tahun Dakwah Nabi Idris, Warisan Pena hingga Berkuda Tak Pernah Mati, (ustd. Budi Azhari)
DPC PJS Kota Bukittinggi

Nabi Idris berdakwah 300 tahun dengan 30 suhuf. Ia orang pertama yang menjahit, menulis dengan pena, mengendarai kuda, dan berjihad. Simak kisah lengkapnya.

NABIIdris alaihi salam hidup di bumi selama 365 tahun dan berdakwah sekitar 300 tahun. Dengan 30 suhuf, ia menyebarkan ajaran Allah kepada umatnya.

Banyak orang bertanya, apa saja yang dilakukan Nabi Idris selama 300 tahun itu? Ternyata, ia adalah pelopor berbagai karya besar yang masih kita rasakan hingga kini.

Pelopor Pertama dalam Sejarah

Nabi Idris adalah orang pertama yang menjahit pakaian. Sebelumnya, manusia hanya menutup aurat dengan kulit atau kain lembaran tanpa jahitan.

Ia mengajarkan cara membuat baju yang sesuai ukuran badan. Dari sini lahir industri fashion yang kini menjadi kebutuhan pokok manusia.

Idris juga orang pertama yang menulis dengan pena. Allah bahkan menciptakan pena sebagai makhluk pertama untuk menulis takdir.

Dalam Al-Qur'an, Allah bersumpah dengan pena (Al-Qalam) dan mengajarkan manusia dengan pena (Al-'Alaq). Ini menunjukkan betapa mulianya aktivitas menulis.

Berkuda dan Jihad Pertama

Nabi Idris adalah orang pertama yang mengendarai kuda. Ia menggunakan kuda untuk berjihad fisabilillah melawan orang-orang kafir.

Sebelum Idris, kuda mungkin sudah ada tetapi belum ditunggangi untuk perang. Idris yang pertama kali menjadikan kuda sebagai tunggangan jihad.

Jihad fisabilillah kemudian menjadi puncak ajaran Islam. Rasulullah bersabda bahwa puncak agama adalah jihad di jalan Allah.

Editor : DA Sikumbang
Sumber : Budhi Azhari Official
Bagikan

Berita Terkait
Terkini