Presiden juga mengonfirmasi bahwa Indonesia diminta untuk mengisi posisi Wakil Komandan dalam struktur misi tersebut. “Ya, mereka minta kita jadi Deputy Commander,” ujar Presiden.
Komitmen Presiden Prabowo tersebut sekaligus mempertegas konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berpihak pada kemanusiaan, serta menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis dalam upaya menciptakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah. (*)Baca juga: Arahan Resmi Itjen Kemendagri soal Dana TKD untuk Pemulihan Pascabencana, Wajib Disimak Daerah
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T

