Patroli Subuh Ramadan, Polres Agam Amankan 8 Motor Berknalpot Racing Tanpa Plat

×

Patroli Subuh Ramadan, Polres Agam Amankan 8 Motor Berknalpot Racing Tanpa Plat

Bagikan berita
Patroli Subuh Ramadan, Polres Agam Amankan 8 Motor Berknalpot Racing Tanpa Plat
Patroli Subuh Ramadan, Polres Agam Amankan 8 Motor Berknalpot Racing Tanpa Plat
DPC PJS Kota Bukittinggi

LUBUK BASUNG - Polisi Resor (Polres) Agam mengamankan delapan unit kendaraan roda dua saat melaksanakan patroli usai salat subuh, Jumat (20/2/2026).

Penertiban ini menyasar pengendara yang menggunakan knalpot racing dan tidak memasang pelat nomor kendaraan.

Kegiatan patroli dilakukan di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Lubuk Basung dan sekitarnya. Dari hasil razia, seluruh kendaraan yang diamankan diketahui menggunakan knalpot tidak sesuai standar serta tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).

Kapolres Agam, Muari, mengatakan patroli subuh ini merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama bulan Ramadan.

“Kegiatan patroli setelah salat subuh ini akan terus kami laksanakan selama bulan Ramadan. Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, terutama dari gangguan kebisingan knalpot racing serta potensi balap liar,” ujar AKBP Muari dalam keterangannya.

Menurutnya, delapan kendaraan yang diamankan mayoritas berasal dari luar Kecamatan Lubuk Basung. Di antaranya teridentifikasi dari wilayah Sungai Garinggiang (Padang Pariaman), Tanjung Mutiara, hingga Ampek Nagari.

“Kami menemukan pengendara yang tidak menggunakan pelat nomor dan memakai knalpot racing. Ini jelas melanggar aturan lalu lintas dan sangat meresahkan masyarakat, apalagi saat waktu ibadah dan istirahat,” tegasnya.

AKBP Muari menambahkan, pihaknya akan melakukan pembinaan serta penindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kendaraan yang diamankan akan ditilang dan hanya bisa diambil setelah pemilik melengkapi kelengkapan kendaraan sesuai standar.

Ia juga mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, khususnya pada waktu subuh hingga pagi hari selama Ramadan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Ramadan adalah bulan ibadah, jangan diisi dengan kegiatan yang mengganggu ketenangan umum,” tutupnya.

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Bagikan

Berita Terkait
Terkini