KABUPATEN AGAM – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Agam terus melakukan pengawasan ketat terhadap mutu pangan segar yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman serta terbebas dari cemaran zat berbahaya.
Pengawasan dilakukan secara berkala di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan menyasar berbagai komoditas pangan yang menjadi bahan utama dapur MBG.
Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKPP Agam, Rita Delfianti, mengatakan pengujian difokuskan pada sayuran, buah-buahan, serta pangan olahan.
“Petugas melakukan uji cepat untuk mendeteksi kemungkinan adanya residu pestisida pada sayuran dan buah, serta kandungan formalin pada pangan olahan,” kata Rita, Kamis (22/1/2026).
Ia menegaskan, pengujian tersebut menjadi bagian penting untuk menjamin keamanan pangan sebelum diolah dan disajikan kepada penerima manfaat program MBG.Tak hanya pengambilan sampel, DKPP Agam juga melakukan pengecekan langsung terhadap fasilitas penyimpanan bahan pangan.
Pemeriksaan meliputi kondisi gudang kering dan gudang basah, kebersihan lingkungan, tata letak penyimpanan, hingga kelayakan sarana pendukung.
“Penyimpanan yang baik sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kandungan gizi bahan pangan,” ujarnya.
Terbaru, pengawasan mutu pangan segar dilaksanakan di SPPG Lubuk Basung Sport Center pada Selasa (20/1/2026). Sejumlah bahan pangan yang tersedia di lokasi langsung diuji oleh tim pengawas.
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T