Minat Warga Menurun, Pemkab Agam Sesuaikan Skema dan Jumlah Huntara Pascabencana

×

Minat Warga Menurun, Pemkab Agam Sesuaikan Skema dan Jumlah Huntara Pascabencana

Bagikan berita
Minat Warga Menurun, Pemkab Agam Sesuaikan Skema dan Jumlah Huntara Pascabencana
Minat Warga Menurun, Pemkab Agam Sesuaikan Skema dan Jumlah Huntara Pascabencana

KABUPATEN AGAM - Pemerintah Kabupaten Agam kembali melakukan penyesuaian dalam penanganan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana. Pemutakhiran data terbaru menunjukkan, tidak semua korban memilih tinggal di Huntara, sehingga jumlah unit yang dibangun pun dikoreksi.

Wabup Agam Muhammad Iqbal saat meninjau Huntaran. Foto Anizur
Wabup Agam Muhammad Iqbal saat meninjau Huntaran. Foto Anizur

Data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Agam per 17 Januari 2026 mencatat, sebanyak 406 kepala keluarga (KK) menyatakan kesediaannya menempati Huntara. Angka ini turun cukup signifikan dibandingkan pendataan awal yang mencapai 545 KK.

“Data ini sudah diverifikasi ulang dan disesuaikan dengan pilihan warga di lapangan,” kata Sekretaris Dinas Perkim Agam, Ir. Rudi Hendri.

Ratusan KK tersebut tersebar di enam kecamatan. Konsentrasi terbanyak berada di Kecamatan Palembayan, dengan 250 KK dari Nagari Salareh Aia, Salareh Aia Timur, dan Tigo Koto Silungkang.

Huntara bagi warga Palembayan dibangun di sejumlah titik, seperti lapangan bola SDN 05 Kayu Pasak, lapangan Padang Siba Baju, dan kawasan Tantaman.

Di Kecamatan Ampek Koto, sebanyak 33 KK dari Sungai Landia dan Balingka akan menempati Huntara yang direncanakan di lahan DOB Bancah, Nagari Balingka.

Sementara di Kecamatan Malalak, terdapat 14 KK warga Malalak Timur yang dialokasikan di lapangan Lambeh, Bukik Malancah.

Adapun di Kecamatan Palupuh tercatat 55 KK dari Pasialaweh dan Pagadih. Sedangkan Kecamatan Tanjung Raya mencatat 54 KK dari sejumlah nagari, di antaranya Maninjau, Sungai Batang, Duo Koto, Bayur, Koto Malintang, dan Tanjung Sani.

Huntara di wilayah ini dibangun di lapangan Kampung Ujung, Jorong Bancah, serta kawasan OW Linggai Park, Nagari Duo Koto.

Seiring turunnya jumlah peminat, rencana pembangunan Huntara pun disesuaikan. Dari target awal 550 unit, kini Pemkab Agam menetapkan pembangunan sebanyak 412 unit.

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Bagikan

Berita Terkait
Terkini