KABUPATEN AGAM -- Akses transportasi yang menghubungkan Kota Bukittinggi menuju Maninjau melalui jalur Sungai Landia dilaporkan lumpuh total, Sabtu pagi (3/1/2026).
Longsor menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan tak bisa melintas.
Kasatlantas Polresta Bukittinggi AKP M. Irsyad Fathur Rachman mengatakan, gangguan lalu lintas mulai terjadi sekitar pukul 09.25 WIB. Tebalnya material longsor membuat jalur tersebut sama sekali tidak dapat dilewati, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Jalur Bukittinggi--Maninjau via Sungai Landia terputus total karena seluruh badan jalan tertimbun material longsor,” kata AKP Irsyad saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu siang.
Ia menjelaskan, kondisi di lokasi cukup berbahaya dan berpotensi terjadi longsor susulan. Oleh karena itu, pihak kepolisian memprioritaskan keselamatan pengguna jalan dengan menutup akses sementara.
Satlantas Polresta Bukittinggi juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintas di jalur tersebut dan segera mencari rute alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan di sekitar lokasi longsor.“Kami mengimbau pengendara untuk menggunakan jalur alternatif sambil menunggu proses penanganan dari instansi terkait,” ujarnya.
Sebagai alternatif, pengendara dari arah Bukittinggi yang hendak menuju Maninjau disarankan melewati jalur Ngarai Sianok, kemudian melanjutkan perjalanan ke Panta dan Matur.
Hingga siang ini, kata Irsyad, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendatangkan alat berat guna membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan. (*)
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T