BENCANA HIDROMETEOROLOGI: 231 Meninggal, 98 Orang Masih Dicari, Kerugian Capai 2 Triliun

×

BENCANA HIDROMETEOROLOGI: 231 Meninggal, 98 Orang Masih Dicari, Kerugian Capai 2 Triliun

Bagikan berita
Terlihat Bupati Agam Benni Warlis mengangkat jenazah salah seorang korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam. Dok
Terlihat Bupati Agam Benni Warlis mengangkat jenazah salah seorang korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam. Dok

PADANG -- Sebanyak 231 orang meninggal dunia dan 98 orang dinyatakan hilang dalam bencana hidrometeorologi melanda Sumbar.

"Dari jumlah korban meninggal tersebut, sebanyak 201 orang telah teridentifikasi. Sementara sebanyak 30 orang lagi masih dilakukan pencocokan data dan uji DNA," kata petugas di posko utama BPBD Sumbar, Ilham Wahab kepada media, Senin (8/12/2025).

‎Ia mengatakan, jumlah kerugian sementara yang telah terdata mendekati angka Rp2 triliun (Rp1.815.921.199.355).

Sebanyak 20.604 jiwa, saat ini masih berada di pengungsian dari sebanyak 247.402 jiwa yang terdampak bencana yang terjadi di penghujung November tersebut.

‎Bencana yang melanda 50 kecamatan yang tersebar di 16 kabupaten/kota tersebut, juga menyebabkan sebanyak 112 orang luka luka.

‎Bangunan tempat tinggal yang hanyut dilaporkan sebanyak 604 unit, rumah yang rusak berat 1.546, rusak sedang 777, rusak ringan 4.785 dan terendam sebanyak 38.135 unit.

‎Akan halnya sarana prasarana vital yang mengalami kerusakan adalah jalan di 172 titik, jembatan di 46 titik serta sarana telekomunikasi di 147 titik.

‎Terkait Pelayanan dasar yang juga terdampak dari bencana tersebut, BPBD Sumbar mencatat, sarana ibadah yang mengalami kerusakan sebanyak 148 unit, sarana pendidikan 167 unit, sarana kesehatan 66 unit dan sarana perkantoran sebanyak 28 unit

‎Luas area persawahan yang mengalami kerusakan tercatat 6.749 Ha, ladang 6.713 Ha, kebun 1.031 Ha dan kolam sebanyak 10.486 unit.(*)

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Bagikan

Berita Terkait
Terkini