“Kami mem-backup wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dua hari lalu kami kirimkan Brimob, Samapta, dan total 390 personel dengan kemampuan rescue dan SAR. Dua excavator juga sudah beroperasi di lapangan,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan tambahan dukungan tenaga psikolog akan segera menyusul.
“InsyaAllah besok atau Selasa kami kirim tambahan 34 psikolog. Posko DVI Mabes Polri juga sudah berdiri sebagai pusat identifikasi. Command center gabungan dari Polda Riau, Polda Sumbar, Polda Jambi, dan Mabes Polri juga sudah aktif,” tambahnya.
Dalam agenda tersebut, Menteri Kehutanan turut menyerahkan bantuan sembako bagi warga terdampak.
Sekda Agam, Mhd. Lutfi, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan dukungan aparat keamanan di masa krisis ini.“Kami sangat berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan jajaran TNI-Polri. Bantuan personel, alat berat, hingga dukungan logistik sangat membantu percepatan evakuasi. Kami terus berupaya memenuhi seluruh kebutuhan warga, terutama yang masih terisolir,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemkab Agam bersama seluruh unsur terkait akan bekerja tanpa jeda untuk memastikan keselamatan warga dan pemulihan kawasan terdampak. (*)
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T

