Dimsum Bunda Vera, Cinta dalam Setiap Gigitan Pertama di Pontianak

×

Dimsum Bunda Vera, Cinta dalam Setiap Gigitan Pertama di Pontianak

Bagikan berita
Kios dimsum Bunda Vera saat ramai pembeli
Kios dimsum Bunda Vera saat ramai pembeli

AROMA gurih menyeruak dari kukusan bambu yang mengepul hangat di sudut sebuah kedai mungil di Kota Pontianak. Di balik kepulan uap itu, tangan-tangan cekatan tengah menyusun potongan dimsum ayam nan lembut, kudapan khas Tiongkok yang kini menjadi favorit banyak lidah di Kalimantan Barat.

Siapa sangka, di tengah ramainya kuliner kekinian, muncul nama baru yang mencuri perhatian: Dimsum Bunda Vera. Julukannya cukup berani. Dimsum Pertama dan Termurah di Pontianak. Namun begitu lidah menyentuh rasanya, siapa pun akan maklum mengapa tempat ini begitu cepat naik daun.

Dengan harga mulai dari Rp1.500-an, Dimsum Bunda Vera menghadirkan sensasi “mewah tapi bersahabat”. Teksturnya lembut, rasa ayamnya gurih pas, dan disajikan selalu hangat. Tak heran, banyak pelanggan menyebutnya “dimsum kaki lima rasa bintang lima.”

Berawal dari Cinta Seorang Ibu

Pemiliknya, Hj. Vera, menceritakan kisah sederhana di balik nama besar yang kini mulai dikenal luas itu.

“Awalnya saya hanya ingin membuat camilan untuk anak saya yang memang suka banget dimsum,” kisahnya sambil tersenyum. “Tapi lama-lama saya berpikir, kenapa tidak sekalian dijual saja? Kalau anak saya suka, pasti banyak juga yang suka.”

Dari dapur rumah, Vera mulai bereksperimen. Ia belajar dari berbagai resep, mencoba berbagai campuran bahan, hingga menemukan racikan yang pas, lembut, gurih, dan tetap terjangkau.

Namun perjalanan bisnis ini tidak selalu semulus kulit dimsumnya. Ia sempat kesulitan mencari tenaga yang paham teknik membuat dan menyajikan dimsum dengan baik.

“Awalnya agak susah, tapi alhamdulillah saya dipertemukan dengan orang-orang yang punya semangat luar biasa. Keluarga, anak-anak, teman-teman, semua ikut bantu. Dari situ saya tahu, bisnis ini bukan cuma tentang jualan, tapi juga tentang kebersamaan,” ujarnya penuh haru.

Harga Bersahabat, Cita Rasa Tak Kalah Hebat. Bagi Hj. Vera, misi utamanya sederhana: semua orang harus bisa menikmati dimsum tanpa harus mahal.

Editor : Irfan Taufik, S. TP
Bagikan

Berita Terkait
Terkini