Untuk penerbangan internasional penumpang berangkat turun 10,25 persen sementara kedatangan naik 13,43 persen.
Angkutan laut mencatat kenaikan barang dimuat 34,40 persen dan barang dibongkar meningkat 40,72 persen pada Maret 2026.
"Keberangkatan penumpang kereta api mencapai 188,43 ribu orang atau naik 24,15 persen dan angkutan barang meningkat 79,44 persen secara bulanan," ungkapnya.
Di sektor perdagangan luar negeri nilai ekspor Sumbar Januari hingga Maret 2026 mencapai US$788,30 juta atau naik 22,11 persen dibanding tahun lalu.
Peningkatan ekspor didorong sektor industri pengolahan dengan kontribusi utama ke negara tujuan seperti India Pakistan Mesir Bangladesh dan Tiongkok.
Komoditas utama ekspor masih didominasi lemak dan minyak hewan nabati serta produk kimia dengan kontribusi besar terhadap total ekspor."Ekspor kedua golongan ini meningkat baik dari sisi nilai maupun volume dibanding periode sebelumnya," tuturnya.
Sementara itu impor Sumbar melonjak 156,12 persen menjadi US$225,35 juta yang didominasi bahan baku penolong.
Negara asal impor utama meliputi Singapura Malaysia Argentina Kanada dan Australia.
"Tiga komoditas impor utama adalah bahan bakar mineral ampas industri makanan dan pupuk dengan kontribusi terbesar terhadap total impor," ucapnya.
Editor : Pariyadi Saputra