BUKITTINGGI - Kebakaran hebat melanda kawasan Tarok Dipo atau Simpang Jembatan Besi di Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Jumat (1/5/2026) sore kemaren dan menghanguskan sedikitnya 21 bangunan.
Peristiwa ini langsung menjadi perhatian karena api dengan cepat menjalar di kawasan padat yang berada di dua ruas jalan utama dan dekat jalur rel kereta api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi Joni Feri menyebut laporan pertama diterima dari warga pada pukul 15.57 WIB sebelum tim langsung bergerak ke lokasi.
"Objek yang terbakar cukup luas dan bangunan yang saling berdekatan membuat api cepat merambat," ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Meski waktu respons petugas hanya sekitar dua menit, kondisi arus lalu lintas yang padat sempat menghambat laju armada menuju titik kebakaran.
Kondisi cuaca yang disertai angin kencang dan hujan deras justru mempercepat penyebaran api di kawasan tersebut.Data DPKP Kota Bukittinggi mencatat total 21 bangunan terdampak yang terdiri dari rumah semi permanen, kedai di atas rel, serta ruko di Jalan Sutan Syahrir.
Upaya pemadaman melibatkan kekuatan besar lintas daerah dengan dukungan 16 unit armada dan sekitar 100 personel gabungan dari berbagai kota dan kabupaten.
"Sebanyak 16 armada dikerahkan bersama personel gabungan untuk mempercepat pengendalian api di lokasi," katanya.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api dan melanjutkan proses pendinginan untuk mencegah titik api baru.
Editor : Pariyadi Saputra