PADANG - PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik menegaskan percepatan pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik di Sumatera Barat dengan progres fisik mencapai 16,4 persen hingga pertengahan April 2026.
Sebagai Badan Usaha Pelaksana dalam skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha, perusahaan memastikan proyek berjalan sesuai ketentuan dengan tetap menghormati nilai sosial dan kearifan lokal masyarakat.
Pembangunan kini memasuki tahap krusial setelah pekerjaan struktur bawah seperti abutment dan pilar rampung dan dilanjutkan ke struktur atas.
Pemasangan girder pada Jembatan 1 yang dilakukan pada Rabu (9/4/2026) menjadi tonggak penting dalam pembentukan badan jembatan.
Sejumlah bentang girder telah terpasang dan pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan tulangan, bekisting, serta pengecoran penghubung sebagai persiapan lantai jembatan.
Seluruh proses konstruksi dilakukan dengan pengawasan ketat guna menjamin kualitas dan keselamatan kerja sesuai standar yang berlaku.Di sisi lain, pengadaan lahan juga menunjukkan perkembangan dengan 12 bidang dari total 31 bidang telah masuk tahap penawaran konsinyasi hingga Senin (21/4/2026).
Empat bidang lahan telah tuntas hingga tahap konsinyasi dan menjadi dasar penerbitan Pemutusan Hubungan Hukum oleh Badan Pertanahan Nasional sebelum diserahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen.
Saat ini tersisa lima bidang lahan masyarakat dengan luas sekitar 0,07 hektare yang masih dalam proses penyelesaian melalui Pengadilan Negeri Padang dan BPN Sumatera Barat.
Perusahaan menegaskan pengadaan tanah sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan penghormatan terhadap hak masyarakat.
Editor : Pariyadi Saputra